SPONSORED LINKS |
For best performance, use Mozilla Firefox. Doesn't have? Click Here for Free Download.
16 Feb
Posted by:
Afrizal in: My Diary
Tags: afrizal, diari, my diary, zall
Hari ini aku ketemu ama cewek cantik yang duduk tepat disampingku, duhhh… mesra and manjanya sesekali menggodaku, yg ngebuat aku jadi gimanaaaaaaaaaaaaaaaa…. gitu…! Tuhkan, bibir ku jadi sasaran lagi… Yach dialah yayanku yang sangat aku cintai. Ups… bentar dong yank, aku lagi ngetik nich… kalo muach abang, inget2 lipstik dong non! ntar luntur tuh! Ups… aku lupa, yayank-ku gak pernah pake lipstik (ku harap sih gak akan pernah pake), because aku termasuk tipe cowok yg ga suka cewek dandanan menor and pake lipstik.
Sekarang masih jam 12:00WIB and ntar lagi usai sholat Dzuhur jam 13:20WIB kami mau ke undangan resepsi perkawinan temannya hari ini, aku gak tau sampai kapan selesainya… ups… bukan selesainya, tapi pulangnya
biasa, kalo udah jalan, bisa lupa pulang ![]()
Sesuai rencana, klar sholat dirumahku, kami mulai berjalan memenuhi undangan sang teman SD nya itu. Lamlagang tujuan kami, sebuah permukiman dengan lingkungan yang tertata rapi itu menjadi perjalanan cinta kami yang pertama ke wilayah itu.
Disana aku bertemu dengan teman lama Anda Putra Cintia, beberapa tahun yang lalu kami pernah berteman baik, tepatnya waktu aku masih duduk di bangku SLTPN 5 Banda Aceh. Kini kami tlah sama2 dewasa dan alangkah senangnya terasa bila bertemu diusia sekarang (22 tahun).
Salam perpisahan terucap dari mulutku pada sang sobat, karna yayank mengajakku untuk bertemu mempelai didalam.
Tak lama kami didalam, setelah ia mengenalkanku dengannya, kami mohon izin untuk pulang, karna kami juga butuh waktu untuk berdua
Masih seperti biasanya, kami berjalan tanpa arah dan tujuan, hanya bertujuan menghabiskan waktu bersama, saling manja dan bercanda ria, hingga sore hari yang mengharuskan kami untuk pulang kerumah masing2.
Malam hari, mulai jam 22:00WIB kami Perang SMS, kata2 manja dan penuh cinta tertulis dengan rapi dilayar ponsel. Kadang kata2 itu membuatku tersenyum dan tak jarang juga pesan2 itu membuatku bersedih dan terharu, tapi bukan karna alasan kesedihan, tapi karna terharu dengan kisah cinta kami yang tertuang dalam SMS itu.
Sayang, aku sangat mencintaimu.
Afrizal
Sabtu, 11 Februari 2006
| 2.5 |
Leave a reply