Seperti hari2 biasa, dikantor padat dengan pekerjaan, blon lagi yang satu selesai, eh… yang laen dah pada ngantri, tapi GPP deh… lagian aku suka kerja koq, karna bagiku arti sebuah pekerjaan dan tanggung jawab itu memiliki makna dan kepuasan tersendiri bagiku pribadi.
Handphone ku berdering tepat jam 17:00PM, tapi bukan karna ada seseorang yang ingin menghubungiku, tapi itu adalah nada Task Schedule di-HP Panasonic A100 ku, sebuah kalimat tertulis dengan singkat dilayar HP mungilku “Telp adk”.
Ohya, aku janjian dengan yayank untuk ketemuan sore ini. Segera aku menyelesaikan segala tugasku untuk hari ini.
Tak lama kemudian setelah tugasku selesai, tanganku meraih Telp untuk menghubunginya, janjipun deal setelah aku konfirmasi dengannya.
Hari ini dia mendapatkan duit 1,7jt dari hasil arisan yang selama ini diikutinya. Duit yang selama ini aku titipkan rutin setiap bulan padanya, ternyata dijadikan sebagai tabungan dengan mengikut sertakan namanya dalam permainan arisan dengan beberapa tatangga. Aku senang dia punya pemikiran yang Brilliant, itu semakin meyakinkanku bahwa dia adalah calon istri yang baik dan akan menjaga harta keluarganya dengan benar.
Aku pernah mengatakan untuk beli HP baru dengan duit itu, dan hari ini yayank nuntutku, hehehehe….
Ok deh yank, yuk kita jalan nyari HP sore ini.
Brummm… brummm… brummm… Honda Kharisma 125X Hital Silver mulai melaju…
Satu demi satu counter HP kami telusuri, walaupun ada beberapa yang terlewati, tapi itu hanya tempat2 sepi saja. Perjalanan semakin jauh, kini Kota Peunayong menjadi tujuan utama. Perjalanan dimulai dari Jl. T. P. Polem. Gak cocok harga, gak cocok barang, gak cukup budget, gak cocok warna…etc. kalimat penolakan seperti itu yang sering keluar dari mulut kami, maklum saat ini budget yang tersedia cuma 1,7jt, karna aku udah bilang bahwa itu adalah budget maksimum kali ini, kecuali kalo emang harus nambah dikit. Diujung jalan kami berhenti, diujung jalan itu ada 2 buah counter HP yang sedang bersaing merebut pelanggan, kami singgah disana untuk melihat2. “Bang, yang ini aja, adek suka modelnya (Model baru: Z520i)”, suara yang keluar dari bibir indah dan lembut itu terdengar sedikit manja ditelingaku. “Ok deh, coba aja” jawabku, tawar menawarpun terjadi, tapi akhirnya gak anda kecocokan antara kami dan penjual. Perjalanan terus dilanjutkan masih sepanjang jalan itu. Tibalah kami disebuah Counter HP yang sedikit terlihat ramai pengunjung, kami masuk dan melihat2 didalamnya, tawar menawarpun kembali terjadi, karna hari sudah mulai gelap, dan sayup2 suara Qari mulai terdengar dari selah2 ruko yang mungkin berasal dari Masjid AL-Huda, sebuah Masjid yang tak jauh dari posisi kami, akhirnya kesepakatanpun tercapai, sebuah HP Sony Ericsson Z520i seharga RP.1,7jt terbeli.
Setelah memeriksa dan bayar, kamipun melangkah pulang.
Usai mengantarnya disimpang tempat biasa aku mengantar, aku berhenti sejenak dan sholat Magrib Al-badar atau Masjid Teuku Umar, begitu orang menyebut nya, yach… dari namanya dapat ditebak bahwa ada ciri khas Sang pahlawan Aceh Teuku Umar pada bagian Masjid nya, benar seperti itu adanya, Masjid itu dihiasi dengan Kubah Kupiah Meukeuthob (topi) khas Teuku Umar yang terbuat dari Keramik tersusun rapi yang kaya dengan nilai artistik dan sejarah.
Terkejutnya aku, aku lupa bahwa aku tidak membawa Laptop TOSHIBA Tecra A5 ditangan bersamaku… Astagfirullah, luar biasa kagetnya aku, karna itu adalah milik kantor yang kupakai sebagai alat kerja sebagai IT Assistant di kantor, gak terbayang apa yang akan terjadi kalo aku menghilangkannya.
Tak terpikir sedikitpun olehku tentang keberadaan laptop itu ditanganku, karna kebiasaan selama ini Yayank yang selalu memegang bila dalam perjalanan dengan sepeda motor setiap kami bertemu.
Selesai sholat Magrib sendirian, aku segera menelponnya untuk memastikan tentang keberadaan laptop tersebut. Jawaban yang aku dapat sangat buruk, dia tidak memegang laptop tersebut. Kesimpulanku sementara adalah laptop tertinggal di Counter HP tempat kami membeli HP Z5210i. Segera tancap gas ke counter tadi dengan harapan masih ada Rezeki buatku dari ALLAH dan ALLAH mau menjaganya untukku.
iiiiiiittttttt……. Roda sepeda motor berhenti, counter HP kumasuki segera, seorang wanita terlihat sedang duduk didepan Etalase Handphone tersenyum padaku, oh… seingatku beliau ini adalah karyawan yang melayani waktu kedatangan kami beberapa waktu lalu. Tanpa basa-basi kulayangkan sebuah pertanyaan sederhana padanya “Kak, ada liat sebuah tas tertinggal?”, “Oh ada, itu ya?” jawabnya sambil menunjuk kearah sebuah tas hitam dibawah kursi tamunya. “Alhamdulillah, Oh ia, itu punya saya, tadi tertinggal waktu beli HP disini.” jawabku. Langsung kuraih tas tersebut sambil mengucapkan “Terima kasih kak, saya pamit ya”. Betapa senangnya hatiku saat ini, karna ALLAH telah menjaga milikku dan menenangkan hatiku.
Aku bergegas pulang dan membahas tentang kejadian ini sesaympaina aku dirumah.
Jam 21:00PM kami mulai perang SMS-an dan menghabiskan malam ini bersama dengan bermacam2 kata mesra dan romantis yang akan menemani tidur dimalam ini. Jam 2:00AM aku mulai ngantuk dan tak sadar tubuhku tertidur lelap diatas tempat tidur sederhanaku.
Afrizal
Rate this:
2.5
Subscribe