ku lihat dimata jernihmu
Ada titik kecewa terpendam
Ada kesan perjalanan usang
Ada tumpahan suhu panas
Yang merata disekujur tubuhmu

ku lihat dikamar hatimu
Telah diliputi hutan tebal dan lebat
Telah dihuni berbagai barisan
Aku bersalah, karena
Telah mengukir keyakinan yang ternoda

Ku buka pintu yg tertutup
Sepintas bayang berdiri mesra
Lalu menghulurkan tangan penuh makna
Ku sambut uluran itu dengan mesra
Kusemaikan kemesraan yg abadi yang kumiliki

Malam ini untuk Esok
Antara hadir bayang dan sinar
Mempertemukan ikatan suci
Menyatukan jiwa pada akhirnya

Rate this:
2.5
Subscribe